Brilio.net - Kehilangan seorang anak apalagi di usianya yang masih seumur jagung tentu saja menyakitkan bagi semua orangtua. Meski begitu, kematian merupakan takdir dari yang Maha Kuasa yang seharusnya bisa diterima dengan ikhlas oleh keluarga yang ditinggalkan.
Namun salah seorang keluarga di China ini sepertinya tidak bisa menerima kematian anaknya. Mereka menuduh dokter dan perawat yang mengobati anaknya tidak becus dan melakukan malapraktik sehingga menghilangkan nyawa bayinya.
Dikutip dari CCTVnews, Rabu, (30/9), orangtua bayi menuduh bahwa bayinya mengalami demam tinggi dan meninggal di tempat setelah dirawat di rumah sakit umum kota Zhoukou, China. Mereka kemudian memaksa semua dokter dan perawat yang menangani anaknya untuk meminta maaf di depan umum sambil menggendong bayinya yang sudah meninggal dengan membawa spanduk bertuliskan "Tidak menghormati kehidupan, kembalikan anak saya."
Tak hanya itu saja, keluarga yang marah juga memporak-porandakan rumah sakit dan memukuli para petugas medis. Sementara itu pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan apakah dokter dan perawat melakukan malapraktik atau tidak.
Kisah ini menimbulkan perdebatan di kalangan netizen. Banyak yang bersimpati kepada keluarga bayi namun juga tak sedikit yang membela para dokter. "Dokter bukan dewa, mereka sudah semaksimal mungkin menyelamatkan nyawa setiap pasien, jangan hujat mereka," komentar netizen.
Recommended By Editor
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Djaka Sasmita, bergelar doktor tapi anaknya tak lulus SMA, kenapa?
- Berburu tiket Cherrypop 2026 di Yogyakarta? Yuk cek promo Buy 1 Get 1 Tiket Cherrypop di BRImo!
- 13 Foto orang yang sedang sial ini bikin kamu ketawa
- Dianggap membawa sial, benda-benda ini akan dibakar secara massal
- Gimana rasanya kehilangan Rp 198 triliun dalam 24 menit?

