Brilio.net - Sering kamu melihat sinetron di mana ada adegan seorang wanita yang rambutnya sering rontok. Lalu setelah diperiksakan ke dokter ternyata wanita itu menderita penyakit kanker. Sejak saat itu anggapan rambut rontok selalu diidentikkan dengan gejala kanker.
Hal itu jugalah yang membuat banyak orang menjadi sering ketakutan. Ada rambut rontok sedikit langsung khawatir, jangan-jangan kena kanker ya? Waduh anggapan itu salah besar lho. Penyakit kanker tidak melulu bisa dilihat dari rambut saja, ada banyak faktor lainnya.
Lagipula rambut rontok itu normal kok. Dikutip dari Shape, Jumat (6/11), menurut dr Francesca Fusco, normalnya ada sekitar 50 hingga 100 helai rambut yang rontok setiap harinya. Hal ini wajar mengingat setiap hari juga ada rambut yang tumbuh.
Jumlah rambut yang rontok itu akan meningkat frekuensinya tatkala dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya diet drastis, mulai dan berhenti minum pil KB hingga saat melahirkan bayi. Tak hanya itu saja, penggunaan sampo juga berpengaruh. Sampo yang tidak cocok juga bisa menyebabkan rambut rontok lebih banyak.
Namun jika rambutmu rontok dalam jumlah yang tak wajar di atas 100 helai per hari maka kamu patut waspada. Apalagi ditambah dengan kulit kepala yang tiba-tiba memerah dan mengelupas. Segera periksakan ke dokter karena bisa jadi itu merupakan tanda penyakit serius.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Cegah kepala botak dengan teratur mencabuti rambut
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Ini dia alasan kenapa rambut kamu suka rontok
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Ini 5 tips mencegah rambut rontok
- 7 Mitos tentang rambut rontok yang selalu bikin cewek takut

