Brilio.net - Ada yang berbeda dalam peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Jajaran TNI tampil dengan Pakaian Dinas Upacara (PDU) baru yang memiliki desain berbeda dari seragam sebelumnya.

Perubahan paling terlihat ada pada bagian kerah. Jika PDU sebelumnya menggunakan kerah lipat yang menyerupai kerah jas, seragam baru menggunakan model kerah yang langsung melingkari leher.

Kerah Dihiasi Warna Emas

Seragam baru TNI © 2026 brilio.net

Seragam baru TNI
© 2026 brilio.net/YouTube Puspen TNI; Instagram catatanseskab

Pada bagian kanan dan kiri kerah terdapat garis berwarna emas dengan latar kain merah. Sementara bagian ujung lengan dihiasi lis emas melingkar yang terdiri dari garis tebal dan tipis.

Meski desainnya berubah, warna dasar PDU masing-masing matra tetap dipertahankan. TNI AD menggunakan warna hijau tua, TNI AL putih, sedangkan TNI AU biru gelap, sebagaimana tampak dalam video Upacara HUT ke-81 TNI di YouTube Puspen TNI, Senin (5/10/2026).

PDU baru tersebut dikenakan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama jajaran tiga matra dalam upacara HUT ke-81 TNI.

Terinspirasi Beskap dan Kearifan Lokal

Seragam baru TNI © 2026 brilio.net

Seragam baru TNI
© 2026 brilio.net/YouTube Puspen TNI; Instagram catatanseskab

Panglima TNI menjelaskan desain baru tersebut mengangkat unsur kebudayaan Indonesia, salah satunya melalui model beskap dan kearifan lokal.

Menurut Agus, penggunaan unsur beskap dimaksudkan untuk menghadirkan ciri khas budaya Indonesia dalam pakaian resmi TNI.

Seragam baru ini digunakan oleh jajaran TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.

Disebut Mirip Seragam Negara Lain

Muncul pula anggapan desain PDU baru memiliki kemiripan dengan seragam militer sejumlah negara lain, seperti Korea Utara.

Menanggapi hal tersebut, Agus mengatakan model pakaian militer di sejumlah negara Asia dan kawasan ASEAN memang memiliki kemiripan.

Penampilan PDU baru ini menjadi salah satu hal yang mencuri perhatian dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Cilangkap.