Brilio.net - Sorotan terhadap gaya komunikasi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendapat tanggapan dari Istana Kepresidenan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut cara berkomunikasi para menteri akan menjadi catatan apabila dinilai kurang tepat dan diharapkan dapat diperbaiki.

Prasetyo Hadi mengatakan evaluasi terhadap seluruh kementerian dan para menteri dilakukan secara berkala. Evaluasi tersebut tidak hanya menyangkut kinerja, tetapi juga komunikasi publik apabila dinilai perlu mendapat perhatian.

Istana Sebut Komunikasi Menteri Jadi Bagian Evaluasi

gaya bicara Dody Hanggodo © 2026

gaya bicara Dody Hanggodo
© 2026 /YouTube Sekretariat Presiden; Instagram @dody_hanggodo

Pernyataan itu disampaikan Prasetyo saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai kritik terhadap gaya komunikasi Dody Hanggodo.

Menurut Prasetyo, mekanisme evaluasi kinerja dan evaluasi komunikasi memiliki indikator yang berbeda. Namun, apabila terdapat penyampaian seorang menteri yang dianggap kurang tepat, hal tersebut akan menjadi bahan pembahasan di internal pemerintah.

"Evaluasi kepada seluruh kementerian maupun kepada pejabat menterinya, rutin terus-menerus kita lakukan evaluasi. Dalam artian saling berkoordinasi, saling memberikan masukan. Karena ada beberapa hal yang tergantung konteksnya ya," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/2026), dikutip brilio.net dari kanal resmi YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (22/7/2026).

Ia kemudian menegaskan bahwa komunikasi publik juga menjadi perhatian pemerintah.

"Jadi kalaupun ada yang berkenaan dengan masalah salah seorang menteri yang dianggap cara menyampaikan sesuatu ke publik dianggap kurang pas, nah itu menjadi catatan untuk nanti kami komunikasi dan kita berharap akan diperbaiki," ujarnya.

Dody Sebelumnya Sebut Gaya Bicaranya Dipengaruhi Latar Belakang

gaya bicara Dody Hanggodo © 2026

gaya bicara Dody Hanggodo
© 2026 /YouTube Sekretariat Presiden; Instagram @dody_hanggodo

Sebelumnya, Dody Hanggodo merespons kritik terhadap gaya komunikasinya yang dinilai terlalu santai. Ia mengatakan cara berbicaranya dipengaruhi latar belakang sebagai orang Jawa Timur dan pengalaman bekerja di sektor swasta.

"Ya gimana, saya ini asalnya dari Jawa Timur, orang swasta, gimana, ya agak slengekan, ya sudahlah," kata Dody di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (20/7/2026), dilansir dari merdeka.com, Rabu (22/7/2026).

Dody juga menjelaskan dirinya akan berbicara lebih serius ketika membahas persoalan teknis. Sementara isu-isu yang belakangan ramai dibicarakan, menurutnya, bukan persoalan yang bersifat teknis.

"Kecuali sesuatu yang teknis banget baru saya akan serius. Kalau ini kan bukan sesuatu yang serius, ini hoaks semua, gimana," ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menanggapi sejumlah isu yang beredar, mulai dari perjalanan dinas, mutasi pegawai, hingga dugaan nepotisme yang disebutnya sebagai informasi tidak benar.

Bantah Dapat Teguran dari Presiden

gaya bicara Dody Hanggodo © 2026

gaya bicara Dody Hanggodo
© 2026 /YouTube Sekretariat Presiden; Instagram @dody_hanggodo

Dalam kesempatan yang sama, Dody juga membantah pernah menerima arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto terkait gaya komunikasinya.

Menurutnya, setiap kali bertemu Presiden, pembahasan selalu berfokus pada pekerjaan di kementerian.

"Kalau dipanggil ya sering, tiap saat. Tapi enggak, enggak ada urusan begituan lah," katanya.

Saat ditanya mengenai isu reshuffle kabinet yang sempat beredar, Dody mengatakan keputusan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden.

"Aduh, elu itu masa gue ngalah-ngalahin Presiden. Itu hak prerogatif bos. Ampun bos ampun," ujarnya pada awak media.

FAQ

1. Apa yang dimaksud evaluasi komunikasi terhadap menteri?

Evaluasi komunikasi merupakan penilaian terhadap cara pejabat menyampaikan informasi kepada publik agar pesan pemerintah dapat diterima dengan baik dan tidak menimbulkan salah tafsir.

2. Apakah Istana menyatakan Dody Hanggodo melanggar aturan?

Tidak. Prasetyo Hadi hanya menyebut gaya komunikasi yang dianggap kurang tepat akan menjadi catatan untuk dikomunikasikan dan diharapkan dapat diperbaiki.

3. Mengapa gaya komunikasi pejabat publik menjadi perhatian?

Cara penyampaian pernyataan dapat memengaruhi pemahaman masyarakat terhadap kebijakan pemerintah serta membentuk persepsi publik terhadap lembaga yang dipimpin.

4. Apakah evaluasi komunikasi hanya dilakukan kepada Menteri PU?

Tidak. Menurut Mensesneg, evaluasi dilakukan secara rutin terhadap seluruh kementerian dan para menteri.

5. Apakah kritik terhadap gaya komunikasi berkaitan dengan evaluasi kinerja Menteri PU?

Prasetyo Hadi menjelaskan evaluasi kinerja dan evaluasi komunikasi merupakan dua hal yang berbeda, dengan indikator penilaian yang tidak sama.