Brilio.net - Broken home adalah kondisi keluarga yang tidak utuh. Arti broken home menggambarkan ketidakharmonisan, tidak rukun, dan sering terjadinya keributan dalam keluarga. Hal inilah yang menjadi broken home dapat berdampak pada seorang anak.
Terjadinya broken home bisa disebabkan oleh berbagai macam, seperti halnya pertengkaran, perceraian, hingga kekerasan dalam rumah tangga. Menghadapi kenyataan bahwa keluarga broken home tentunya tidak mudah. Apabila orang tua yang sering bertengkar hingga adanya kekerasan, dapat menyebabkan kondisi psikologis anak terganggu.
Broken home juga kerap ditandai dengan adanya perpisahan dalam rumah tangga. Biasanya suami dan istri terpisah karena mengalami perceraian atau salah satu orang tua meninggal. Karena istilah broken home akrab diartikan sebagai keadaan rumah yang tidak kondusif.
Lebih lanjut, berikut ini penyebab, dampak, dan cara mengatasi broken home, dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Rabu (22/6).
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Apa arti attitude, pahami definisi, fungsi, dan faktor pembentuknya
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Reformasi adalah perubahan untuk kebaikan, pahami latar belakangnya
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Arti visi dan misi, ketahui pengertian, perbedaan, dan manfaat
- Ekosistem adalah sebuah sistem ekologi, pahami komponen dan jenisnya
- Transmigrasi adalah perpindahan penduduk, ini sejarah dan tujuannya

