Brilio.net - Fenomena surutnya air Sungai Kapuas di kawasan Sanggau, Kalimantan Barat, membuat sebuah batu yang berada di dasar sungai kembali terlihat. Bukan prasasti kuno atau peninggalan kerajaan, batu tersebut justru memiliki ukiran sederhana berupa nama “Asep”, gambar hati, dan tanggal 20/08/91.
Tulisan yang diperkirakan dibuat sekitar 35 tahun lalu itu kemudian menjadi perhatian setelah muncul ke permukaan. Ukiran tersebut ternyata berkaitan dengan seorang pria bernama Asep yang membuat tulisan itu pada 20 Agustus 1991.
Ukiran Nama Asep Dibuat pada 20 Agustus 1991
batu Asep Sungai Kapuas
© 2026 /Instagram/@nurikhsan.85
Batu bertuliskan “Asep” tersebut kembali terlihat setelah kondisi air Sungai Kapuas di kawasan Sanggau mengalami penyusutan. Kemunculannya membuat warga dan pengguna media sosial menaruh perhatian pada tulisan yang telah berusia puluhan tahun itu.
Alih-alih menjadi penemuan benda bersejarah, batu tersebut menyimpan cerita personal. Nama Asep yang terukir bersama simbol hati dan tanggal 20/08/91 ternyata dibuat oleh Asep sendiri.
Tanggal tersebut kemudian memiliki arti khusus bagi Asep dan sang istri, Nining. Tepat 35 tahun setelah tulisan itu dibuat, keduanya kembali mendatangi lokasi untuk melihat batu tersebut.
Asep dan Istri Kembali ke Lokasi Tepat 35 Tahun Kemudian
batu Asep Sungai Kapuas
© 2026 /Instagram/@nurikhsan.85
Pada Kamis, 20 Agustus 2026, Asep bersama Nining datang kembali ke lokasi batu yang pernah ditulisnya. Kedatangan tersebut bertepatan dengan tanggal yang tercantum pada ukiran, yakni 20 Agustus.
Momen itu menjadi semacam napak tilas bagi pasangan tersebut. Setelah lebih dari tiga dekade, Asep dapat kembali melihat tulisan yang pernah dibuatnya di tempat tersebut.
Kemunculan batu itu pun membuat kenangan lama kembali hadir. Tulisan sederhana yang dibuat pada 1991 kini terlihat lagi ketika permukaan Sungai Kapuas surut.
Momen Anniversary Asep dan Nining Ikut Dibagikan di Media Sosial
batu Asep Sungai Kapuas
© 2026 /Instagram/@nurikhsan.85
Momen Asep dan Nining saat mendatangi lokasi tersebut dibagikan melalui akun Instagram @nurikhsan.85. Unggahan itu menyebut keduanya tengah memperingati 35 tahun pernikahan.
Dalam keterangannya, pengunggah menuliskan:
“20/8 Happy anniversary yang bernama asep dan nining genap 35 tahun Semoga sehat selalu bahagia selalu amin ya robbal alamin. Asep Wt,” tulis pemilik Instagram @nurikhsan.85, dilansir brilio.net, Jumat (21/8/2026).
Unggahan tersebut memperlihatkan Asep dan Nining berada di lokasi batu yang menyimpan tulisan dari puluhan tahun lalu. Momen itu menjadi perhatian karena kemunculan kembali ukiran bertepatan dengan tanggal yang tertera pada batu.
Dari Coretan di Batu Menjadi Kenangan 35 Tahun
batu Asep Sungai Kapuas
© 2026 /Instagram/@nurikhsan.85
Kemunculan batu tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah tulisan sederhana dari masa lalu bisa kembali ditemukan dalam situasi yang tidak biasa. Ukiran nama, simbol hati, dan tanggal yang dibuat pada 1991 kini menjadi penanda sebuah perjalanan panjang Asep dan Nining.
Setelah 35 tahun, keduanya kembali ke lokasi yang sama pada tanggal yang tercantum di batu. Bagi Asep, momen tersebut menjadi kesempatan untuk melihat kembali jejak yang pernah ditinggalkan di tepian Sungai Kapuas.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- 5 Fakta Faiq Muhammad Alkatiri, pedagang kambing Batu Malang viral karena mirip visualisasi Yesus
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Siswa SD di Makassar viral saat acara kelulusan, tinggi 177 cm hingga disangka anak SMA
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- 7 Potret aksi Rizky Ridho bek Timnas jadi fotografer dadakan rombongan ibu-ibu di bandara Bali
- Bukan ke tempat pencucian, pria di Boyolali pilih sumur tua tengah kota buat bersihin motor
- Gara-gara tak sengaja telan emas seharga Rp23 juta, bocah ini dilarang BAB sembarangan





